Menbud: Penelitian Gunung Padang diperlukan untuk pastikan informasi
Gunung Padang merupakan situs megalitikum yang terletak di Cianjur, Jawa Barat. Situs ini telah menjadi pusat perhatian dunia karena dianggap sebagai situs prasejarah yang memiliki potensi besar untuk mengungkap sejarah peradaban manusia di Indonesia.
Namun, belum lama ini muncul kontroversi terkait keberadaan situs Gunung Padang. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim arkeolog dari Australia menyatakan bahwa Gunung Padang bukanlah situs prasejarah, melainkan hanyalah merupakan bukit alami yang telah diubah menjadi situs megalitikum oleh manusia pada zaman modern.
Untuk menanggapi hal ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menbud) Nadiem Makarim meminta agar dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap situs Gunung Padang. Menbud menekankan pentingnya penelitian yang mendalam untuk memastikan informasi yang benar terkait sejarah situs tersebut.
Menbud juga menegaskan bahwa penelitian terhadap situs Gunung Padang tidak hanya penting untuk mengungkap sejarah peradaban manusia di Indonesia, tetapi juga untuk melestarikan warisan budaya yang ada. Dengan memahami sejarah situs ini, kita dapat lebih memahami identitas dan jati diri bangsa Indonesia.
Selain itu, Menbud juga mengajak seluruh pihak, baik akademisi, arkeolog, maupun masyarakat luas untuk ikut terlibat dalam penelitian Gunung Padang. Dengan demikian, proses penelitian dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga informasi yang dihasilkan dapat dipercaya dan bermanfaat bagi semua pihak.
Dengan adanya dukungan dari Menbud, diharapkan penelitian terhadap Gunung Padang dapat dilakukan dengan baik dan menghasilkan informasi yang akurat. Sehingga, kita dapat mengetahui dengan pasti apa sebenarnya yang terjadi di situs ini dan bagaimana peranannya dalam sejarah peradaban manusia di Indonesia.